TribunSantri Sebagai Media Berbagi Informasi Santri dan Pesantren

TribunSantri, Blog ini sengaja dibuat untuk berbagi informasi bermanfaat terutama informasi yang berkaitan dengan dunia pesantren dan santri.

 Sebagai Media Berbagi Informasi Santri dan Peaantren

Santri adalah seorang yang belajar agama di pondok pesantren. Dulu, pesantren hanya fokus menyediakan pelajaran agama untuk para santri. Namun, seiring berjalannya waktu, pesantren semakin berkembang baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

Dari aspek kurikulum, pesantren saat ini tidak hanya menyediakan kajian agama, tapi juga memberikan ruang yang luas bagi santri untuk mempelajari mata pelajaran umum.

Hal itu terbukti dengan adanya sekolah formal baik yang menginduk ke Dikbud atau ke depag. Jika dibawah digbud namanya SD, SMP dan SMA/SMK, sementara yang ada dibawah naungan Depag namanya MI, MTs dan MA.

Oleh karena itu, tidak benar kalau santri itu hanya bisa mengaji dan memimpin tahlil, buktinya banyak tokoh-tokoh di negeri yang berasal dari pendidikan pesantren.

Kalau ditarik kebelakang kita ketahui, bahwa pendiri negeri ini juga banyak yang berasal dari pesantren. Namun, andil mereka tidak ditulis dalam sejarah. Sehingga banyak masyarakat yang tidak tahu akan hal tersebut.

Tentu kita patut bersyukur, presiden Jokowi telah meresmikan hari Santri sebagai hari yang diakui negara. Dengan penetapan hari santri tersebut negara telah mengakui bahwa kalangan pesantren juga mempunyai andil besar dalam mendirikan negara ini dan merawatnya dengan baik.

Santri merupakan entitas yang paling setia pada negeri ini. Mereka rela menderita untuk memperjuangkan kemerdekaan negara bersama dengan elemen masyarakat lainnya. Setelah negara merdeka, mereka ditinggal seolah-oleh mereka tidak ikut dalam perjuangan melawan penjajah. Tapi mereka, kalangan santri ikhlas, tidak pernah ada santri yang ngambek gara-gara andilnya tidak dicatat dan diperingati.

Mereka berjuang mendirikan negeri ini didasari oleh kewajiban agama sehingga mereka tidak mempermasalahkan sikap negara ini yang tidak memasukkan mereka ke dalam bagian pendiri negara.

Namun demikian, jangan sampai negeri ini termasuk dari bagian yang tidak tahu terinm kasih dengan tidak mengingat dan mengahrgai perjuangan para pahalawannya. Negara harus mengapresiasi dan menebus dosa-dosanya selama ini yang telah menganaktirikan pesantren.

Penetapan hari santri oleh Presiden Jokowi merupakan langkah tepat untuk menebus dosa negara selama ini. Walaupun masih berupa penetapan dan belum ditindaklanjuti dengan regulasi untuk kesejahteraan peaantren, namun kita patut bersyukur.

Pada dasarnya kalangan pesantren tidak butuh terima kasih dari pemerintah atas peejuangannya selama ini dalam mendirikan dan merawat negara ini. Pemerintah lah yang butuh pesantren untuk kelangsungan negara

Tanpa pesantren, mungkin negara yang katanya mempunyai sumber alam melimpah ini berdiri tegak seperti sekarang.

Dengan ditetapkannya hari santri sebagai hari besar, harapan kita masyarakat bisa mengetahui sejarah negaranya, bahwa kalangan santri mempunyai andil besar terhadap nagara ini.

TribunSantri adalah blog yang berusaha memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang dunia santri dan pesantren.

Bagikan: